Bagaimana Cara Mengerti Piutang dalam Proses Bisnis?

Setiap perusahaan dalam operasi sehari-harinya tidak dapat dipisahkan dari kata piutang. Akun yang dapat diterima secara literal adalah akun yang muncul ketika kami bertransaksi dengan pihak lain tetapi yang lain menjanjikan pembayaran dalam periode setelah transaksi terjadi.

Di perusahaan, piutang dimasukkan ke dalam akun aset perusahaan yang memenuhi syarat untuk ditagih ke lawan transaksi. Piutang Ada beberapa prosedur yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari perusahaan.

Piutang Tertulis dan Tidak Tertulis

Ada piutang yang diatur oleh perjanjian tidak tertulis dan ada utang yang ditetapkan oleh perjanjian tertulis. Kali ini dosen akuntansi akan menjelaskan piutang yang ditetapkan oleh perjanjian yang biasa disebut dengan money order

Piutang piutang dagang piutang dagang (debitur) utang untuk dapat melunasi utang pada saat sudah ditulis dalam catatan. perjanjian ini dapat dibuat dalam bentuk bukti yang mengikat secara hukum jika sewaktu-waktu debitur tidak membayar hutang

Dalam operasi perusahaan piutang dagang termasuk sebagai piutang yang memiliki keamanan cukup aman. Dengan wesel yang ditandatangani oleh debitur, ada kepastian hukum atas properti yang dipinjam oleh pihak lain yang bertransaksi dengan perusahaan. Selain sebagai dasar hukum dari perjanjian pembayaran piutang ini, dapat berfungsi sebagai dasar bukti transaksi untuk departemen keuangan untuk memposting transaksi yang telah terjadi.

Adanya kepastian tanggal dan jumlah pembayaran ini juga dapat membantu manajemen dalam mem-posting transaksi yang dapat diterima dan dapat membuat rencana transaksi di masa depan. Karena tidak adanya rincian rencana aliran tercermin dari pembayaran debitur.

Piutang piutang adalah untuk memfasilitasi posisi akuntan dibagi menjadi 2 yaitu: Piutang wesel jenis bayar atau jenis tagih.

Semoga para pembaca dapat memahami catatan yang dapat digunakan nanti dalam skenario operasional berjalan. Atau jika pembaca siswa dapat memberikan wawasan tentang mekanisme utang dengan menggunakan wesel.

Kesalahan Umum dalam Penulisan Buku Kas Jasa Akuntansi